LHOKSEUMAWE – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Lhokseumawe, mengimbau nelayan agar selalu mewaspadai datangnya cuaca buruk di perairan setempat. 

Prakirawan BMKG Stasiun Lhokseumawe, Kharendra Muiz kepada portalsatu.com, Rabu, 18 November 2015 menyebutkan dari hasil pantauan sementara dari satelit, di perairan kawasan laut Lhokseumawe berpotensi hujan deras yang berdampak pada tingginya gelombang laut ke depan.

Dia menambahkan, potensi ini disebabkan oleh terjadinya penguapan, sehingga terbentuk awan-awan konvektif atau awan penghujan.

“Untuk hari ini ketinggian gelombang laut di Lhokseumawe mencapai 1 meter, untuk kapal-kapal yang berukuran kecil lebih baik jangan melaut dulu dan tunggu sampai kondisinya normal kembali,” tutur Kharendra.

Kharendra mengharapkan apabila sedang melaut dan tiba-tiba terjadi cuaca buruk, maka harus segera mencari tempat perlindungan yang aman, sehingga bisa terhindar terjadinya kecelakaan kapal dan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sekarang wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya sudah memasuki musim hujan dan puncaknya diperkirakan terjadi akhir bulan ini hingga Desember mendatang,” kata Kharendra Muiz.[]