TAPAK TUAN – Cuaca yang kondusif membuat nelayan di Aceh Selatan panen rezeki. Hampir saban hari nelayan yang bersandar di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Lhok Pawoh dan PPI Sawang Ba'u, Sawang, Aceh Selatan mendapat hasil tangkapan ikan tuna yang melimpah.
Sekali melaut nelayan bisa mendapat hingga satu ton ikan. Berat hasil tangkapan pun bervariasi, mulai dari 20 kilogram hingga di atas 100 kilogram. Kondisi ini diakui nelayan sangat berdampak pada perekonomian mereka.
Sejak angin kencang mereda, tangkapan ikanpun mulai membaik. Bukan hanya tongkol dan cakalang, Hasil tangkapan ikan tunapun melimpah. Ikan tuna murni hasil pancingan nelayan, kalau tongkol dan jenis ikan lain ditangkap menggunakan jaring, kata Syaifuddin, salah seorang nelayan kepada wartawan di Sawang, Minggu, 13 November 2016.
Menurut dia, memancing ikan tuna itu dilakukan ketika aktivitas awak kapal nelayan mereda atau saat beristirahat di rumpon, berjarak 40 hingga 65 mil laut dari daratan. Bagi yang bernasib mujur akan kebagian rezeki, hasil pancing secara manual tersebut memberi berkah pendapatan bagi pribadi nelayan yang melaut mengguakan boat besar.
Sistem nelayan di sini melaut menggunakan boat besar, hasil tangkapan ikan yang dipancing sendiri menggunaan kali dari atas boat di sela-sela istirahat setelah melempar jaring ke laut, menjadi pemasukan sendiri bagi nelayan bersangkutan. Sebab hasil tangkapan ikan yang dibagi bersama pemilik boat hanya yang didapat dari tangkapan menggunakan jaring atau pukat, katanya.
Pantauan wartawan di PPI Lhok Pawoh, Kecamatan Sawang, Minggu, 13 November 2016, crew nelayan KM Cahaya 5, KM Cahaya 7 dan KM Cahaya Induk termasuk KM Boyan dan KM Purnama berhasil mendapatkan tangkapan ikan tuna dan tongkol dengan jumlah masing-masing mereka mencapai puluhan ekor. Bobot perekornya mencapai 30-90 kilogram.
Pengusaha ikan yang juga pemilik kapal nelayan KM Cahaya, Mushardi, mengakui sejak sepekan terakhir ikan tuna mulai mewarnai pasaran ikan di PPI Lhok Pawoh dan Sawang Bau. Nelayan yang berhasil memancing tuna bisa memperoleh pendapatan dikisaran antara Rp 2 juta sampai Rp 7 juta per sekali turun ke daratan.
Sekarang harga jual ikan tuna segar mencapai Rp 25.000 per kilogram. Kalau ikan tongkol normal-normal saja tergantung kondisi. Produksi ikan tuna nelayan Aceh Selatan antara lain di kirim ke pedagang penampung di Medan, Padang, Jakarta dan luar negeri. Harga ikan tuna lebih mahal jika sudah dibersihkan dan masih segar. Namun, nelayan kita lebih memilih menjual secara utuh (bulat), ujar Mushardi.[]
Laporan Hendrik Meukek