SINGKIL- Kesbangpol dan Linmas Aceh Nasir Zalba, menyebutkan konflik di Aceh Singkil tidak berpengaruh dengan unsur politik.

Hal ini dikatakannya saat diwawancarai portalsatu.com, Jumat 16 Oktober 2015.

“Masalah konflik di Singkil tidak ada masalahnya dengan politik,” ujarnya.

Katanya, jika kasus berkaitannya dengan politik, tentu ada  upaya tuntutan kepada bupati untuk hengkang dari jabatannya.

“Kalau ini politik pasti ada tuntutan bupati harus turun dari jabatannya, tapi ini buktinya tidak adakan,” tutur Nasir.

Menurut Nasir masalah konflik di Singkil bukan permaslahan antara ummat muslim dan  kristen, tapi yang masalahnya hanya kasus tentang rumah ibadah.

“Ini hanya kasus rumah ibadah bukan antar islam dan kristennya,” katanya.

Katanya, Indonesia ini kan beragam, ada multi etnis, multi ras, multi agama, multi suku dan multi bahasa.

“Dengan keberagaman ini lah hendaknya menjadi pererat satu sama lain jangan justru melahirkan konflik,” katanya. [] (mal)