JAKARTA –  Putra daerah Aceh Singkil yang kini menjadi anggota Komisi III DPR RI, Muslim Ayub sangat menyayangkan kerusuhan di kabupaten itu yang berakibat jatuhnya korban jiwa. Seharusnya, kata dia, peristiwa tersebut tidak terjadi apabila Pemkab setempat cepat tanggap, karena potensi ribut sudah lama.

“Kasus Singkil memang seperti ada pembiaran, karena potensi rusuh sudah berlangsung lama, dan harusnya Pemkab Singkil cepat tanggap,” kata Muslim Ayub menjawab portalsatu.com dari Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2015.

Namun begitu, kata Muslim, dirinya meminta kasus ini diselesaikan secara hukum dan mengedepan azas keadilan tanpa meninggalkan syariat Islam yang berlaku di Aceh.

“Kasus Singkil harus diselesaikan secara hukum dan mengedepankan azas keadilan, dan kita harapkan semua pihak saling menghargai, tidak boleh semena-mena, serta pihak manapun harus saling menghargai hukum yang berlaku,” ujar Muslim.

Muslim berharap pihak keamanan segera mengungkap aktor intelektual yang menyebabkan kerusuhan di Aceh Singkil, terutama senjata yang digunakan apakah senjata moderen atau tidak. [] (mal)