BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengatakan, dalam berorganisasi termasuk partai politik memang dibutuhkan orang pandai. Akan tetapi, kata Mualem, pandai saja tidak cukup jika tidak memiliki kesetiaan.
Sebenarnya kalau kita lihat ke belakang, dalam berorganisasi atau berpartai, kita membutuhkan orang pandai semaksimal mungkin. Tapi orang pandai itu banyak mengenal warna warni. Oleh sebab itu, orang-orang pandai selalu ingin mencoba melihat warna-warna tersebut, kata Mualem menamsilkan.
Mualem menyampaikan itu di hadapan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical dan jajaran DPP Golkar, para kader Golkar Aceh dan elite politik dari parpol lainya pada pembukaan Musda X DPD I Partai Golkar Aceh di Banda Aceh, Minggu, 6 Maret 2016.
Menurut Mualem, sikap orang pandai itu berbeda dengan orang setia pada partai. Jadi orang yang setia pada saat ini cukup susah kalau kita cari, bahkan seperti kita cari kucing bertanduk. Kesetiaan sebenarnya harus diutamakan dari segalanya, tegas Mualem yang disambut tepuk tangan peserta acara pembukaan Musda Golkar.
Tepuk tangan reda, Mualem melanjutkan, kesetiaan itulah yang membawa organisasi/parpol dalam satu kesatuan yang akan mengantar kadernya berhasil meraih cita-cita.