LHOKSEUMAWE – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe, Zulkifli Ibrahim,  telah mengimbau dan menyampaikan kepada masyakarat melalui masjid-masjid serta tempat keramaian agar tidak merayakan malam tahun baru 2016 yang jatuh malam ini.

Zulkifli Ibrahim kepada Portalsatu.com malam tadi setelah melakukan razia syariat Islam, mengatakan peringatan tahun baru merupakan ibadah suatu agama tertentu.

“Haram bagi orang muslim merayakannya, apalagi sampai berkumpul-kumpul laki-laki dan perempuan non muhrim. Setelah kami melakukan penelitian dari berbagai persoalan, sangat kemungkinan besar ada misionaris di Lhokseumawe. Ada beberapa lembaga yang terindikasi ke arah misionaris,” kata Zulkifli.

Dia menambahkan pihaknya akan tetap melakukan langkah-langkah ke depan seperti nasehat dan arahan untuk mencegah gerakan misionaris.

“Hargailah kalau anda berada di Indonesia, tolong hargai kerukunan antar umat beragama. Tidak perlu lagi ada pertumpahan darah seperti persoalan sejarah masa lalu,” tambahnya.

MPU Lhokseumawe juga mengimbau agar umat Islam jangan terpancing dengan masalah-masalah seperti ini namun agar tetap dapat menahan diri.[](tyb)