LHOKSEUMAWE – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe, Zulkifli Ibrahim, mengatakan sangat sedih dan menyesalkan adanya penemuan terompet yang terbungkus dengan kertas yang bertuliskan ayat Alquran.

“Seharusnya tidak seperti ini terjadi di Aceh, apalagi barangkali yang melalukan itu ada sebagian kecil orang Islam sendiri,” kata Zulkifli kepada portalsatu.com malam tadi.

Dia meyakini yang melakukan hal seperti ini adalah orang-orang non Islam. Menurut Zulkifli, jika memang mereka (non Islam) yang melakukannya tentu sudah merusak kerukunan antarumat beragama yang selama ini telah terjalin.

“Ini sangat fatal, kami dari MPU Lhokseumawe sangat mengutuk tindakan seperti itu,” kata Zukifli.

Diberitakan sebelumnya, ada empat buah terompet bertuliskan bahasa Arab yang diduga ayat Alquran berhasil diamankan oleh Polres Lhokseumawe, Rabu malam, 30 Desember 2015. Penemuan tersebut hasil razia bersama Satpol PP dan WH, TNI, Dinas Syariat Islam serta MPU Kota Lhokseumawe.

Tak hanya itu dalam razia malam tadi yang sasarannya narkoba, pihaknya juga mengamankan masyarakat yang melanggar syariat Islam. “Ada 18 orang yang diamankan, ada yang melakukan perjudian, pakaian ketat, hingga  pemilik kafe yang tidak ada izin dengan berbagai barang bukti seperti kartu domino, serta uang taruhan,” kata Waka Polres Lhokseumawe Kompol M.Isharyadi.[] (ihn)