SIGLI — Hiruk-pikuk mewarnai kegembiraan warga memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia pada Kamis, 17 Agustus 2017. Berbagai hiburan digelar untuk dinikmati sebagai refleksi hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Namun, kegiatan seremonial yang menghibur itu tidak berlaku bagi mereka yang tetap harus bekerja meski harus berbalut debu dan dibakar panasnya sinar matahari.
Dengan menggunakan “peralatan tempur” berupa sapu lidi, para perempuan yang berprofesi sebagai petugas kebersihan terus membersihkan sampah di sepanjang jalan protokol. Ini merupakan jalur yang dilalui peserta pawai usai upacara menuju Meuligoe Bupati Pidie.
Mereka memungut sampah-sampah yang berserakan di jalan, sampah yang dibuang sembarangan oleh warga yang menyaksikan pawai devile sesaat setelah acara selesai.