Kata menghindari dan menghindarkan tidak dibentuk dari kata dasar hindar serta imbuhan me- -i dan me- -kan, tetapi berasal dan bentuk hindari dan hindarkan yang mendapat awalan me-.
Kedua kata itu pemakaiannya sering dikacaukan karena umumnya dianggap bermakna makna yang sama. Akibatnya, kedua kalimat seperti berikut ini dianggap mengandung informasi yang sama.
(1) Kami telah berusaha menghindari kesulitan.
(2) Kami telah berusaha menghindarkan kesulitan.
Jika dicermati, tampak bahwa kedua kalimat itu sebenarnya berbeda. Pemakaian kata menghindari mengisyaratkan bahwa yang bergerak bukanlah objek, melainkan subjek atau pelakunya. Dengan demikian, kesulitan yang merupakan objek kalimat (1) sebenarnya tetap ada dan juga tetap tidak teratasi karena subjek kami yang bergerak pada kalimat itu hanya mengupayakan atau mencari jalan yang lain agar tidak berhadapan dengan kesulitan.
Hal itu berbeda dengan penggunaan kata menghindarkan pada kalimat (2). Pada kalimat (2) itu yang bergerak adalah objeknya, yaitu kesulitan bukan subjeknya. Karena bergerak, kesulitan itu sudah teratasi sehingga tidak ada lagi.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini disajikan contoh pemakaian kata menghindari dan menghindarkan, yang tepat dengan objek yang konkret.
(3) Kecelakaan itu terjadi karena sopir bus tidak dapat menghindari sedan yang melaju dari arah depan.