Selain bahasa baku, bahasa gaul juga sangat menarik dibicarakan. Bahasa jenis ini memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan dengan bahasa baku. Sebut saja dari segi kosakata, misalnya, bahasa gaul memiliki kosakata yang khas, misalnya kece (keren cakep) cantik, tajir kaya, cintrong cinta.
Ciri lain bahasa gaul adalah adanya penghilangan huruf awal, seperti sudah menjadi udah, saja menjadi aja, sama menjadi ama dan penghilangan huruf /h/, misalnya habis menjadi abis, tahu menjadi tau, dan hilang menjadi ilang.
Kekhasan bahasa gaul dapat pula dilihat dilihat dari penggantian huruf /a/ dengan /e/, misalnya benar menjadi bener, dan seram menjadi serem. Tak hanya itu, penggantian diftong /au/, /ai/ dengan vokal /o/ atau /e/, serta pemendekan kata menjadi ciri lain bahasa gaul. Jadi, kata kalau menjadi kalo, satai menjadi sate, begitu pula terima kasih menjadi makasi dan bagaimana menjadi gimana.
Karena cirinya yang berbeda dengan bahasa baku, tak heran, selain ada kamus yang khusus memuat kata-kata baku, ada pula kamus yang di dalamnya berisi kosakata gaul. Namanya Kamus Bahasa Gaul.
Sesuai dengan hakikat bahasa yang mengalami perkembangan, bahasa gaul juga mengalami perkembangan yang luar biasa, terutama dalam hal penambahan kosakata yang jumlahnya mencapai jutaan.
Penambahan sejumlah kosakata terjadi begitu cepat dibandingkan dengan bahasa baku. Dalam beberapa bulan dapat dipastikan puluhan kosakata muncul dan digunakan secara aktif oleh para anak muda. Saking pesatnya perkembangan, generasi yang telah melewati masa remaja terkadang tidak mengetahui maksud bahasa gaul itu.
Di 2016 ini saja terdapat sejumlah kosakata gaul yang mungkin sebagian kita belum mengetahui artinya. Berikut rinciannya.
Baper. Ini adalah bahasa gaul yang merupakan pemendekan dari bawa perasaan. Bawa perasaan yang dimaksud dalam tulisan itu adalah terlalu sensitif. Pemakaian dalam kalimat, misalnya, “Ah elo, gitu aja baper. Gue cuman becanda kok.“
Kepo. Bahasa gaul ini juga merupakan pemendekan seperti baper. Bedanya, kepo merupakan pemendekan dari kalimat bahasa Inggris, knowing every particular object, yaitu sebutan untuk orang yang ingin tahu rahasia orang, ingin tahu urusan orang. Orang yang kepo terlalu banyak bertanya, ingin tahu sampai ke hal-hal kecil atau ke detail-detailnya yang tidak penting untuk ditanyakan.
Ababil. Ini kependekan dari anak baru gede labil atau ABG Labil. Kata gaul ini khusus untuk anak-anak ABG yang perasaannya masih labil atau berkecamuk.
Madu Ori. Jangan dikira kata ini merujuk pada madu original. Dalam bahasa gaul, madu ori berarti mata duitan ogah rugi. Dari kepanjangannya dapat diketahui bahwa sasaran kosakata ini adalah pada orang-orang yang mata duitan, menilai segalanya dengan uang alias materialis. [bersambung]