Selain baper, kepo, ababil, dan madu ori, ada sejumlah kosakata bahasa gaul lainnya yang juga tak kalah jumlah pemakaiannya. Kosakata-kosakata itu umumnya juga dibentuk dengan cara pemendekan beberapa kata.
Kosakata yang saya maksud adalah Gene (gerak cepat), php (pemberi harapan palsu), gapatar (gerakan apa-apa ntar), koper (korban perasaan), jojoba (jomblo-jomblo banyak duit), biper (bikin laper), boam (bodo amat), paper (panas perasaan), gaje (gak jelas), lelli (lelah sekali), cecan (cewek cantik), woles (selow), apeng (apa aja pengena), modus (modal dusta), kudet (kurang update), mupeng (muka pengena), logika (loe pergi gue merdeka), bondan (bocah edan), hugel (hubungan gelap), dl (derita loe), andilau (antara dilema dan galau), gajebo (gak jelas bo), sebastian (sebatas teman tanpa kepastian), bpjs (buget pas-pasan jiwa sosialita), abcdefg (aduh Bono capek dek eyke fusing gila), ijo lumut (ikan jomblo lucu dan imut), mahmud (mamah mamah muda), ternak teri (anter anak anter istri), pewe (posisi wuenak), macan ternak (mama cantik anter anak), bomat (bodo amat).
Hampir semua kosakata bahasa gaul itu pemendekan dari beberapa kata. Namun demikian, di antara kosakata tersebut ada pula yang hanya diubah susunannya, yaitu woles yang urutan semulanya adalah selow.
Dari waktu ke waktu, kosakata bahasa gaul ini tentunya akan terus bertambah sesuai dengan perkembangan zaman. Ini semua tentunya tak terlepas dari kreativitas para remaja dalam menciptakannya. []