TERKINI
BLOG

Melihat Kota Fly Over Pertama di Aceh

Perjalanan ke Bireuen kali ini terasa begitu singkat. Pergi malam, besok siangnya langsung kembali ke Banda Aceh. Saya dan beberapa teman yang lain tidak sempat untuk…

FATHORRAHMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 1.1K×

Perjalanan ke Bireuen kali ini terasa begitu singkat. Pergi malam, besok siangnya langsung kembali ke Banda Aceh. Saya dan beberapa teman yang lain tidak sempat untuk keliling ke sana-kemari di Bireuen. Bakso geureugok, makan sate, Batee Iliek, nongkrong di scolatte, entah lah kuliner ini itu terpaksa urung untuk dikunjungi.

Perjalanan ini buru-buru, sebab besok sudah Senin dan kembali ngantor. Arif, salah satu teman yang ikut, berulangkali menyebut tempat nongkrong yang pantas disinggahi. Tapi sia-sia, tak satu pun sempat kami sambangi.

Namun, rencana tiba-tiba berubah di tengah jalan. Ini berawal saat mobil yang dikendarai Iqbal, berhenti di perempatan lampu merah saat tiba di Pidie Jaya. Sebuah perempatan yang sebenarnya biasa saja, tidak pun terlalu sibuk sore itu. Tapi sebuah jembatan menjulang di sisinya bikin kami penasaran. Sontak seisi penghuni mobil heboh.

Selengkapnya>>>

[] Sumber: viva.co.id

FATHORRAHMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar