REDELONG – Masyarakat pemilik lahan perluasan Bandara Rembele, Bener Meriah, menutup seluruh aktivitas bandara sejak pukul 15.30 WIB, Senin, 7 Desember 2015. Pasalnya, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Telematika (Dishubkominfo) Provinsi Aceh dianggap ingkar janji soal pembayaran lahan bandara.
Kecik Baleatu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Fauzi Muhda, S,Sy, mengatakan saat ini masyarakat juga menjaga lahan mereka masing-masing. Massa yang menutup operasional perluasan bandara ini terdiri dari dua desa, yaitu Karang Rejo dan Baleatu.
“Masyarakat akan menutup bandara sampai ada pembayaran seperti yang disepakati,” kata Geuchik Fauzi.
Sebelumnya masyarakat sepakat mengirimkan delegasi untuk menemui Kadis Hubkomintel Aceh dan Ketua DPR Aceh, Teungku H. Muharuddin untuk mempertanyakan soal pembayaran.
“Tapi masyarakat mulai tidak sabar. Itu sebabnya mereka bergerak menutup bandara,” katanya.[]