LANGSA – Masyarakat Kota Langsa meminta polisi dapat menertibkan  sepada motor yang menggunakan knalpot blong. Knalpot tersebut menimbulkan suara bising dan menggganggu warga.

Seorang penduduk setempat, Adlin Furqan, mengatakan, suara bising dari knalpot blong itu juga terdengar saat penduduk menunaikan shalat magrib di mesjid raya Darul Fallah, Kota Langsa.

“Suaranya terdengar sangat bising sampai ke dalam mesjid, banyak jamaah seusai melaksanakan shalat, menampakkan kekesalannya pada ulah para pengendara sepeda motor yang menderu-derukan knalpotnya pada waktu shalat,” kata Adlin Furqan kepada portalsatu.com di Langsa, Senin 21 Desember 2015

Adlin mengharapkan masyarakat menghormati orang-orang yang sedang beribadah. Menurutnya, suara yang ditimbulkan knalpot blong jelas mengganggu kenyamanan warga di sekitarnya, apalagi yang sedang menjalankan ibadah fardhu.

“Mesjid raya ini terletak di tengah pemukiman masyarakat kota, di kiri maupun kanannya terdapat bangunan lain seperti ruko dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Tentu di sanapun lebih terganggu karena ada pasien mungkin saja yang sedang sekarat,” kata Adlin Furqan.

Menurut Adlin, pada malam tertentu baik malam Minggu atau menjelang hari libur aksi balapan liar (bali) sekarang marak terjadi di Kota Langsa. Pelakunya, kata Adlin, adalah anak ABG.

“Balapan liar biasanya dilakukan pada saat situasi jalan sudah mulai sepi sekitar pukul 00.00 WIB di saat warga istirahat, sehingga kenyamanan dan ketentraman sangat terganggu,” kata Adlin.

Adlin berharap pihak kepolisian dapat menertibkan aksi yang meresahkan masyarakat ini. Meskipun hanya hal kecil, efeknya cukup besar dan  perlu juga untuk diselamatkan generasi dari tindakan yang tidak bermanfaat bagi masa depan mereka, ” katanya.[](tyb)