TERKINI
NEWS

Mantan Bupati Agara Ditikam OTK, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

BANDA ACEH - Mantan Bupati Aceh Tenggara Armen Desky diserang dengan senjata tajam oleh OTK di Cafe Game Stone Kota Kutacane, Aceh Tenggara pada Jumat,…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 693×

BANDA ACEH – Mantan Bupati Aceh Tenggara Armen Desky diserang dengan senjata tajam oleh OTK di Cafe Game Stone Kota Kutacane, Aceh Tenggara pada Jumat, 31 Maret 2017.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Drs. Edi Bastari saat dikonfirmasi portalsatu.com hari ini, Minggu, 2 April 2017 mengatakan, korban dibacok sekitar pukul 15:50 WIB. Saat ini korban dirawat di Rumah Sakit Adam Malik, Medan.

“Kondisinya saat ini dari informasi keluarganya korban sudah dilakukan operasi pada bagian luka,” katanya.

Kronologi kejadian kata Kapolres, bermula di lokasi parkir saat itu korban sedang sendiri dan hendak pergi dari kafe tersebut saat azan asar.

“Saat mobilnya dikeluarkan sama sopirnya, korban menunggu pada jarak delapan meter dari mobil, secara tiba-tiba korban langsung ditikam menggunakan senjata tajam jenis pisau,” kata Edi.

Menurutnya korban mengalami luka bacok dibagian bahu sebelah kiri, lengan sebelah kanan dan rusuk sebelah kanan.

“Korban sempat melakukan perlawanan, meskipun usianya mungkin sekitar 65 tahun, sehingga pelaku langsung kabur, setelah itu korban langsung dievakuasi oleh supir dan satu orang kawannya yang berada dalam mobil serta beberapa pengunjung kafe,  pelaku juga sempat dikejar sama warga dan petugas juga langsung melakukan pengejaran saat itu,” katanya.

Sementara itu motif kejadiannya belum bisa diberikan, “karena belum mendapat keterangan korban, sebab korban masih dalam perawatan intensif, kita baru dapat keterangan dari saksi ada enam orang termasuk supir, kawan korban dan pemilik kafe, serta pengunjung yang berada di TKP waku itu.”

Saat ini katanya pelaku belum ditemukan, sementara masih dalam pengejaran, dan diperkirakan masih di kawasan Aceh Tenggara.

“Tapi identitas pelaku sudah kita kantongi, diduga ada dua orang, satu orang yang melakukan eksekusi, satunya lagi menunggu di atas speda motor di salah satu lorong dekat TKP,” katanya.

Barang bukti yang diamankan oleh petugas berupa sebuah pisau yang digunakan oleh eksekutor dan baju korban.[]

Laporan Taufan Mustafa

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar