Beragam profesi mewarnai pendaftaran Sunsilk Hijab Hunt 2016. Hijabers muda yang masih berstatus sebagai mahasiswi mendominasi peserta ajang pencarian hijabers berbakat yang memasuki tahun kelimanya tersebut. Mahasiswi berhijab tak hanya berasal dari Pulau Jawa tapi seluruh Indonesia, termasuk Aceh.
Terkait Aceh, audisi Sunsilk Hijab Hunt 2016 akan diselenggarakan minggu ini di Banda Aceh, tepatnya di Amel Convention Hall, Jl Simpang BPKP, Banda Aceh. Audisi berlangsung pada Sabtu (26/3/2016). Bagi hijabers Aceh yang belum mendaftar jangan sampai ketinggalan audisinya, ayo registerasi segera. Dari ratusan hijabers Aceh yang sudah mendaftar, beberapa di antaranya masih berstatus sebagai mahasiswi. Berikut lima mahasiswi cantik asal Aceh yang terdaftar di Sunsilk Hijab Hunt 2016.
1. Nora Hafnida
Nora Hafnida, peserta Sunsilk Hijab Hunt 2016 asal Aceh berusia 19 tahun. Wanita yang berdomisili di Bireuen, Aceh, itu memiliki bakat dalam bernyanyi. Nora bercerita sering diejek 'culun' ketika baru memutuskan berjilbab saat masih remaja. Awalnya ia merasa minder namun lambat laut Nora bisa mengatasinya.
“Ketika saya memakai jilbab saya di katakan sok alim dan culun. Tetapi dengan keteguhan hati saya, saya mulai menyadari bahwa berhijab itu suatu kewajiban bagi setiap perempuan muslimah. Bagi saya hijab adalah make up yang tak pernah luntur dari kehidupan,” ujarnya.
2. Siti Rauzah
Siti Rauzah merupakan salah satu mahasiswi yang berdomisili di Banda Aceh. Wanita berusia 21 tahun itu memiliki bakat menyanyi, menari dan bermain musik. Penampilannya dalam foto yang dikirimkan ketika mendaftar Sunsilk Hijab Hunt 2016, ia tampil menarik perhatikan dalam terusan panjang bernuansa gold. Kreasi turban simpel untuk ke pesta memaksimalkan wanita kelahiran 3 April 1994 itu.
3. Latifah Rizkiana