TERKINI
TAK BERKATEGORI

Diminta Maju pada Pilkada, Ini Respons Adik Kandung Bupati Cek Mad

LHOKSEUMAWE – Sejumlah kalangan di Aceh Utara dilaporkan meminta Teungku Idris T, S.E., Staf Ahli Bupati Aceh Utara Bidang Pembangunan untuk maju sebagai bakal calon…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.7K×

LHOKSEUMAWE – Sejumlah kalangan di Aceh Utara dilaporkan meminta Teungku Idris T, S.E., Staf Ahli Bupati Aceh Utara Bidang Pembangunan untuk maju sebagai bakal calon bupati pada pilkada 2017.

Teungku Idris merupakan adik kandung Muhammad Thaib alias Cek Mad, Bupati Aceh Utara saat ini. Sebelum menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Teungku Idris menjabat Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Utara. Mantan Sekretaris Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara itu adalah alumnus Dayah Bahrul Ulum Diniyah Islamiah (BUDI) Lamno, Aceh Jaya.     

Informasi diperoleh portalsatu.com, kalangan yang mendorong agar Teungku Idris mencalonkan diri melalui jalur independen (perseorangan) pada pilkada Aceh Utara 2017, antara lain alumni Dayah BUDI dan sejumlah tokoh masyarakat Aceh Utara.

“Belakangan ini diadakan pertemuan di Pantonlabu (Kecamatan Tanah Jambo Aye), Lhoksukon (Ibu Kota Kabupaten Aceh Utara) dan sejumlah lokasi lainnya membahas wacana pencalonan Teungku Idris,” ujar seorang tokoh masyarakat Aceh Utara dari Pantonlabu kepada portalsatu.com, Kamis, 24 Maret 2016.

Dihubungi lewat telpon seluler, Teungku Idris mengatakan, ia masih mempertimbangkan kekuatan dan mengkaji regulasi terkait pilkada. Pasalnya, sampai saat ini ia masih berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Tentunya saya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan para alumni Dayah BUDI, sejumlah pimpinan dayah, dan tokoh masyarakat Aceh Utara. Tapi sampai hari ini saya belum memutuskan sikap karena masih mempertimbangkan dan mengkaji lebih mendalam, baik kekuatan maupun regulasi,” ujar Teungku Idris.

Teungku Idris menyebut ia akan memutuskan maju atau tidak pada pilkada kali ini setelah melewati pertimbangan tersebut. “Nye bak lôn hana masalah, tapi bèk lôn jaweub uroe nyoe. Enteuk nye Allah mengizinkan, insya Allah (bagi saya tidak masalah, tapi jangan saya jawab hari ini. Nanti kalau Allah mengizinkan, Insyaallah),” katanya.[] (idg/*sar)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar