SABANG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang mengimbau para wisatawan yang berlibur ke kota itu agar memanfaatkan pemandu lokal. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya…
SABANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang mengimbau para wisatawan yang berlibur ke kota itu agar memanfaatkan pemandu lokal. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya risiko saat sedang berpelesir.
Kadisbudpar Kota Sabang, Zulfi Purnawati, saat ditemui portalsatu.com di ruang kerjanya hari ini mengatakan, pendampingan dari pemandu lokal dianggap perlu. Upaya ini perlu dilakukan agar kejadian seperti yang dialami turis asal Rusia beberapa hari lalu tidak terulang kembali.
Kami sangat menyayangkan ini terjadi. Bila kemarin Tatiana bersama guide, mungkin tidak sefatal ini. Setidaknya bisa diminimalisir untuk kecelakaan. Namanya juga tamu, jadi belum tau persis tentang lokasi kita, kata Zulfi, Rabu, 6 April 2016.
Kata Zulfi, dampak dari kecelakaan laut yang menimpa warga negara Rusia itu, tidak mempengaruhi minat wisatawan, khususnya wisatawan asing untuk mengunjungi Sabang. Namun keamanan dalam melakukan kegiatan wisata tetap menjadi perhatian utama.
Ini buka hal menakutkan, hanya kita harus berhati-hati di mana pun berada, karena safety paling dibutuhkan. Jadi wisatawan silahkan nikmati Sabang, tapi gunakanlah guide lokal, terutama bagi wisatawan yang belum begitu familiar dengan spot di Sabang,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang turis asal Rusia Tatiana Kozyreva, 30 tahun, ditemukan meninggal dunia di lokasi wisata di kawasan Desa Pria Laot Kecamatan Sukakarya Kota Sabang. Saat ditemukan kondisi korban mengenakan kaus oblong dan memakai alat renang yaitu kacamata dan kaki bebek. Di sampingnya tergeletak sebuah kamera.[](ihn)