SIGLI – Lampu Trafic Light Simpang Empat Terminal Terpadu Sigli Kabupaten Pidie sudah empat hari mati akibat disambar petir. Namun sejauh ini belum ada perbaikan sehingga arus lalu lintas semrawut dan rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Kamis, 29 Oktober 2015.

Teuku Musliadi, salah satu penggiat LSM Pidie meminta kepada Dishub untuk segera memperbaiki lampu pengatur lalu lintas yang sudah rusak tersebut. Pasalnya Simpang Empat merupakan jalur sibuk dan rawan kecelakaan lalu lintas. 

“Pagi hari hingga siang jalur itu sangat sibuk, selain jalur Medan-Banda Aceh juga jalur perkantoran dan sekolah,” katanya.
 
Dia mengatakan sering terjadi kecelakaan di perempatan tersebut meskipun sudah dipasang trafic light. Apalagi jika lampu tidak berfungsi tentunya sangat rawan laka. 

“Ini harus segera diperbaiki jangan sampai menunggu korban dulu baru diganti,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kadishubkominfo Pidie, M Adam, kepada portalsatu.com mengaku kerusakan lampu pengatur lalu lintas Simpang Empat karena disambar petir empat hari lalu. Pihaknya sudah melaporkan ke Dishub Aceh lantaran pihaknya tidak memiliki dana untuk memperbaikinya.

“Kita langsung lapor ke provinsi sesaat setelah kejadian dan petugas provinsi sudah turun ke lapangan,” katanya.

Sementara untuk mengantisipasi kemacetan Dishub Pidie menurunkan petugas untuk mengatur lalu lintas. “Saya turunkan petugas pengatur lalu lintas jalan raya dari Dishub,” katanya.[](bna)

Laporan: Zamah Sari