ADVERTISEMENT 728 × 90

KPI Sebut 1.164 Informasi ‘Hoax’ Muncul sejak November 2016

DETIK
Penulis
1 views 2 menit baca

BANDUNG — Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis menilai perlu ada gerakan sosial dari masyarakat untuk menghadang informasi palsu atau hoax yang kian marak bermunculan di ranah digital.

KPI, kata Yuliandre, mencatat ada 1.164 informasi hoax yang muncul selama kurun waktu lebih kurang empat bulan terakhir.

“Lebih kurang dari November yang diaudit dari beberapa rilis, lebih kurang ada 1.164 hoax tanpa henti untuk menghantam dengan isu SARA dan mengadu domba di antara kita,” kata Yuliandre saat menghadiri deklarasi “Bandung Hantam Hoax” di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Senin (20/2/2017).

Sebab itu, sambung dia, KPI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung menggagas deklarasi “Bandung Hantam Hoax” sebagai momentum dasar untuk menyikapi fenomena informasi hoax di dunia digital.

“Mudah-mudahan dengan hasil social movement ini ada Parfi dan regulator, dan pemkot yang merasakan sebagai user yang dihajar. Fenomena ini harus dibereskan karena pidato Pak Presiden pun ketika di Hari Pers Nasional selalu bicara hoax ini sudah over di Indonesia,” ujarnya.

Yuliandre menambahkan, KPI pun berkomitmen untuk memberikan atensi lebih terhadap upaya penanganan penyebaran informasi hoax kepada masyarakat yang berpotensi membuat kegaduhan.

“Jadi ke depan ini jadi catatan penting. Ayo bersama-sama karena enggak bisa sendiri, harus bareng-bareng. Jangan sampai ada oknum yang merekayasa informasi formal ini. KPI menganggap ini sangat penting dan menjadi prioritas utama untuk menjadi isu strategis,” jelasnya. | sumber : kompas

# hoax
DETIK

DETIK

Jurnalis & kontributor di Portalnews.

Lihat semua artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *