BANDA ACEH – Yayasan Orangutan Sumatera LestariOrangutan Information Centre (YOSL OIC), memberikan beasiswa peduli orangutan 2017 untuk mahasiswa dari beberapa kampus di Sumatera Utara dan Aceh. Program beasiswa ini merupakan ke 12 kalinya sejak 2006 lalu.
“Hari ini akan diberikan secara resmi,” kata Founding Direktur YOSL-OIC, Panut Hadisiswoyo, saat memberikan sambutan di seremoni penyerahan beasiswa dan buka puasa bersama di Hotel 61, Banda Aceh, Selasa, 30 Mei 2017.
Dia menyebutkan pemberian beasiswa ini bukan berdasarkan kondisi ekonomi keluarga si penerima. Namun, penilaiannya lebih menitikberatkan kepada kemampuan dan kreativitas mahasiswa tersebut. Selain itu, penerima beasiswa ini juga diminta lebih berperan dalam menyuarakan konservasi.
“Beasiswa tersebut setiap tahunnya diberikan kepada enam mahasiswa dari Aceh dan enam mahasiswa dari Sumut, dengan nominal bervariasi. Untuk Aceh Rp14,5 juta per orang dan Sumatera Utara Rp10,5 juta per orang. Sementara yang jurusan FKH lebih diistimewakan lagi sampai ke co ass, dengan nominal Rp16,5 juta per orang,” katanya.
Panut mengatakan mahasiswa Aceh penerima beasiswa ini masing-masing berasal dari dua mahasiswa jurusan Biologi UIN Ar Raniry, dua mahasiswa FKH Unsyiah, dan dua mahasiswa STIK Pante Kulu. Sementara untuk mahasiswa asal Sumatera Utara diberikan untuk tiga mahasiswa Unimed serta tiga mahasiswa USU.