BANDA ACEH – Jajaran Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Dewan Pimpinan Sagoe (DPS) Partai Aceh dalam wilayah Kabupaten Pidie Jaya menemui Ketua KPA/PA Pusat H. Muzakir Manaf di Kantor DPA Partai Aceh Luengbata Banda Aceh pada Senin, 8 Agustus 2016.
Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam ini disambut langsung oleh Ketua KPA/PA Pusat H. Muzakir Manaf alias Mualem.
Kehadiran KPA/PA tingkat Sagoe dalam wilayah Pidie Jaya itu membicarakan tentang kesiapan kerja dalam rangka memenangkan pasangan kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diusung oleh Partai Aceh, yaitu pasangan H. Muzakir Manaf-Ir. H. TA. Khalid, MM.
Seluruh jajaran Insya Allah siap bekerja untuk memenangkan pasangan tersebut pada pilkada Aceh tahun 2017 mendatang dan siap mensukseskan acara deklarasi kandidat calon gubernur/wakil gubernur, calon bupati/wakil bupati dan calon walikota/wakil walikota yang diusung oleh Partai Aceh dan koalisi pada Sabtu, 13 Agustus 2016 pekan depan di Banda Aceh, kata Isma salah satu peserta pertemuan.
Terkait kesiapan jajaran KPA/PA dalam Wilayah Pidie Jaya, H. Muzakir Manaf selaku Ketua KPA/PA Pusat yang sekaligus sebagai kandidat calon gubernur mengarahkan agar semua jajaran bisa bekerja sama dengan semua pihak elemen masyarakat yang ada dalam wilayah Pidie Jaya, sehingga bisa mendapatkan simpati dan dukungan dari mereka, kata Mualem.
Dengan tegas Mualem juga menyampaikan bahwa, jika Insya Allah nanti bisa kita menangkan pilkada 2017, maka banyak hal yang perlu kita selesaikan bersama-sama baik tentang perekonomian rakyat, tata pelaksanaan agama, sosial budaya masyarakat maupun lain-lain.
Dalam kesempatan ini, Mualem juga menyatakan akan menagih semua janji-janji isi perdamaian Aceh yang sudah disepakati bersama pada 15 Agustus 2005 di Helsinki. Masih banyak substansi perdamaian yang terealisasikan, walau pun usia perdamaian sudah memasuki sebelas tahun, ujar Mualem.
Apa saja isi dari perdamaian yang belum selesai hari ini, menjadi tugas dan pekerjaan rumah bagi kita nanti. Dengan demikian, persatuan dan kesatuan kita sangat menentukan untuk meraih kemenangan pilkada 2017, apalagi bagi Partai Aceh yang merupakan partai bentukan dari amanah perdamaian tersebut, imbuh mantan Panglima GAM.
Di akhir pembicaraannya, Mualem berpesan kepada seluruh jajaran KPA/PA baik di Pidie Jaya maupun seluruh Aceh untuk tetap bersatu padu dalam melanjutkan perjuangan Aceh ini, jangan terkecoh dengan provokasi-provokasi orang lain yang tidak ingin melihat Aceh lebih maju ke depan.
Kita tetap komitmen menjaga perdamaian Aceh yang berbasis pembangunan dan pembangunan atas dasar perdamaian, janji Mualem.
Dalam siaran persnya, Juru Bicara (Jubir) Partai Aceh, Suadi Sulaiman alias Adi Lawueng, mengatakan, pertemuan tersebut ikut dihadiri oleh calon wakil gubernur Aceh Ir. H. TA. Khalid, MM, Wakil Sekjen DPA-P H. Dahlan Jamaluddin, SIP, Juru Bicara DPA-PA Suadi Sulaiman alias Adi Laweung, anggota DPRA Fraksi PA Abubakar Usman dan Ir. Makrum Muhammad Thaher dan tokoh Pidie Jaya H. Muhammad Jamil.[]

