LHOKSUKON Korem-011/Lilawangsa menggelar simulasi penanggulangan bencana alam di Desa Lawang, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Selasa, 13 Oktober 2015. Turut serta tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Search and Rescue (SAR), Palang Merah Indonesia (PMI) dan Unit Pemadam Kebakaran.
Kegiatan ini kami lakukan tiga hari. Untuk teori sudah dilakukan minggu lalu di Lapangan Sudirman Lhokseumawe, kata Pasi Renprogram Seksie Operasi (Siops) Korem-011/Lilawangsa, Mayor Inf. Eka Namah ditemui portalsatu.com di lokasi.
Ia menyebutkan, kegiatan rutin tahunan itu dilakukan secara berkala. Penanggulangan bencana bersifat urgent, mengingat banyak kecamatan di Aceh Utara rawan bencana, sehingga dibutuhkan mekanisme penanggulangan cepat.
Dengan adanya latihan ini, kami berharap ke depannya penanggulangan bencana yang ada bisa diatasi secepat mungkin. Tentunya dengan koordinasi akurat dan tepat. Untuk tahun ini kami memilih Matangkuli sebagai daerah rawan banjir, ujar Eka Namah.
Eka menyebut latihan itu dilakukan untuk memupuk rasa kebersamaan, kepedulian, dan kerja sama yang kompak untuk pertolongan kemanusiaan jika terjadi bencana.
Kepada masyarakat, jika terjadi banjir segera laporkan kepada pihak terkait sehingga pertolongan cepat dilakukan. Jika ada kendala, seperti kesehatan dan lainnya harap segera diberitahukan. Sehingga apa yang diberikan bisa berdampak positif dan maksimal. Dalam hal ini TNI siap membantu masyarakat, kata Mayor Inf Eka Namah.[] (idg)