SUBULUSSALAM – Puluhan korban kebakaran di Kampung Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam membutuhkan pakaian bekas untuk mereka gunakan sehari-hari setelah rumah dan harta benda termasuk pakaian hangus terbakar.

“Saya tidak punya pakaian lagi selain baju di tubuh saya ini,” kata korban kebakaran, Nuriah, 40 tahun kepada portalsatu.com, Senin, 3 Oktober 2016.

Ibu enam anak ini terlihat tidak berdaya. Sambil meneteskan air mata, ia menceritakan saat-saat api membakar rumahnya. Waktu itu ia sedang tidur bersama enam orang anaknya di rumah yang terbuat dari papan.

“Malam itu terasa panas, anak saya tidak pakai baju, hanya menggunakan celana pendek saja. Saat kebakaran kami dibangunkan warga dan langsung lari ke luar. Anak saya ke luar rumah tanpa menggunakan baju, sekarang dia tidak ada baju di badannya,” katanya.

Sementara suami Nuriah pada malam naas itu sedang pergi mencari ikan di sungai Souraya. “Suami saya pulang, rumah sudah rata dengan tanah,” tambahnya.

Keluhan Nuriah ini juga dirasakan puluhan korban kebakaran lainnya. Mereka berharap bantuan masyarakat supaya bisa menyumbangkan pakaian bekas.

Amatan wartawan, para korban ini ditampung di mushalla di dekat lokasi kebakaran. Di sana juga terdapat dapur umum. Sedangkan pada malam hari mereka tidur di rumah kerabatnya. Para korban ini berharap pemerintah bisa segera membangun kembali rumah mereka.[]

Laporan Sudirman