Kopi spesialti mengalami perkembangan di Amerika Serikat. Pakar kopi dari Amerika bercerita tentang pergeseran tren yang terjadi di sana.
Sarah Palmer, Global Sales Manager Synesso, sempat menyampaikan tentang kopi spesialti (specialty coffee) di Amerika Serikat dalam sesi ke-2 Exclusive Coffee Class (15/9). Ia menyebutkan bahwa tahun 2016 pertama kalinya drip brewing yang biasa dipilih sebagai metode home brewing turun di bawah 50%.
“Ini nggak banyak dipakai lagi. Persentasenya sekarang jadi 46%. Sementara metode single serve brewing seperti V60 dan Aeropress merupakan metode home brewing paling umum urutan kedua,” katanya.
Di Amerika, single origin espresso dikatakan kini makin populer. Seiring dengan peningkatan informasi tentang asal biji kopi hingga cara proses kopi.
“Detail seperti ini sekarang mulai dikasih tahu ke konsumen. Misalnya profile kopi supaya mereka tahu,” ujar Sarah.
Penggunaan varian tekanan (pressure) pada ekstraksi espresso juga makin populer di Amerika. Lebih dari 50% kafe di sana memakainya. Jumlah tersebut naik dari 12% lebih dari 5 tahun yang lalu.
Pada tahun 2017 terjadi kenaikan satu tahun paling tinggi untuk konsumsi espresso dibanding espresso terdahulu dalam sejarah Amerika. Persentasenya meningkat dari 18% jadi 24%.