TERKINI
GAYA

KKN: Koh-Koh Naleung

Haba blanjéh, ini pelesetan dari habéh blanja.

M FAJARLI IQBAL Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 996×

Pelesetan adalah pengubahan bunyi, urutan, atau bentuk kata sehingga terkesan lebih menarik diucapkan dan didengar. Secara sederhana dapat dikatakan, pelesetan merupakan permainan kata-kata dengan cara mengubah bunyi, bentuk, dan makna kata.

Bahasa Aceh memiliki banyak contoh pelesetan, seperti habéh blanja yang dipelesetkan menjadi haba blanjéh; so yu lét lôn? menjadi so yu lét mi?; ho baroe kön h’ana deuh-deuh menjadi h’èmbèrèkènh’èndèdès; cok kapu kabet leumari menjadi chalk kapu cupboard leumari, dan KKN (Kuliah Kerja Nyata) menjadi koh koh naleung.

Haba blanjéh, ini pelesetan dari habéh blanja. Pembentukannya dilakukan dengan cara mengubah béh pada habéh menjadi ba dan ja pada blanja menjadi jéh sehingga terbentuklah haba blanjéh. Orang sering menggunakan pelesetan ini untuk menjawab pertanyaan, “Peue haba uroe nyoe?”

So yu lét mi? Nèktu yu. Asal pelesetan ini adalah dari kalimat so yu lét lôn? Mengapa dipilih mi untuk mempelesetkan lôn? Mengapa tidak dipilih pelesetan so yu lét ai? Hal ini karena mi memiliki arti yang sama dengan lôn dan cara mengucapkannya lebih menarik daripada ai. Penggunaan so yu lét mi juga bertujuan agar terlihat kebarat-baratan.

H’èm bèrèkèn h’èn dè dès. Sama halnya dengan dua pelesetan di atas, pelesetan ini dari ho baroe kön h’ana deuh-deuh. H’èm ubahan dari ho, bèrèkèn dari barokön, h’èn dari h’ana, dan dèdès dari deuh-deuh. Jadi, dari hasil pengubahan itu terbentuklah h’èmbèrèkènh’èndèdès. Hal lain yang dapat dilihat pada pelesetan ini adalah pada setiap akhir kata, semua diakhiri bunyi /è/. Tujuannya, agar pelesetan itu lebih menarik terdengar dari segi bunyi.

Koh-koh naleung (KKN). Pelesetan ini berasal dari Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh suat perguruan tinggi. Mahasiswa yang memprogramkan KKN ini akan ditempatkan di daerah-daerah untuk membantu masyarakat. Sebagian mahasiswa menganggap bahwa KKN merupakan program kuliah yang sangat melelahkan karena mereka terjun langsung ke lapangan. Dalam program itu, biasanya dilakukan berbagai kegiatan, termasuk program memotong rumput untuk membantu masyarakat. Oleh karena itu, muncullah pelesetan koh-koh naleung.[]

M FAJARLI IQBAL
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar