LANGSA Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Zaini Djalil mengakui ada permintaan agar hasil survei kandidat kepala daerah yang telah dilakukan partai ini diumumkan kepada…
LANGSA Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Zaini Djalil mengakui ada permintaan agar hasil survei kandidat kepala daerah yang telah dilakukan partai ini diumumkan kepada publik.
Ketika ada tuntutan berbagai pihak terutama timses, timses kandidat mengarahkan agar mengumumkan survei, kata Zaini Djalil di Sekretariat DPD Partai NasDem Kota Langsa, Minggu, 26 Juni 2016.
Zaini Djalil (ZD) melanjutkan, Kenapa hasil survei tidak diumumkan? Karena diyakini kalaupun hasil survei diumumkan akan ada timses lain yang akan marah juga.
Sebab, kata ZD, yang diminta diumumkan bukan hasil surveinya. Tapi yang diminta adalah tolong dukung kami, itu yang diminta, ujarnya.
ZD menjelaskan, survei itu menjadi salah satu parameter bagi Partai NasDem. Jadi, survei bukan seperti orang mengikuti ujian. Kalau surveinya nomor satu, dua dan seterusnya, maka akan diambilkan nomor satu, misalnya.
Tentunya tidak seperti itu, karena survei itu sendiri juga tidak menjamin yang nomor satu bahwa dia akan keluar sebagai pemenang, itu bukan jaminan, kata ZD.
Lebih lanjut ZD mengatakan, banyak faktor lain yang dilakukan pada survei dari sisi popularitas maupun sisi elektabilitas, dan tingkat persentase akan berbeda di antara para calon itu. Karena itu, kata dia, bagi NasDem survei menjadi alat ukur.
Ketika survei kita lakukan ada tiga besar, katakanlah kandidat yang memang empat nilai survei yang bagus dengan nilai tidak jauh perbedaannya, tingkat persentasenya ini akan diseleksi NasDem, ujar ZD.
ZD menambahkan, dalam memilih kandidat yang akan diusung, NasDem akan sangat hati-hati, baik untuk calon gubernur maupun bupati/wali kota.
Karena bagi NasDem tidak penting kekuasaan. Yang terpenting adalah bagaimana rakyat itu bisa sejahtera, bisa makmur, ujar ZD.[]