LANGSA – Ketua DPR Aceh Teungku H Muharuddin meninjau proyek pembangunan desalinasi atau sistem penyulingan air laut yang diolah menjadi air tawar di Pulau Pusong, Langsa, Kamis, 15 Oktober 2015. Politisi Partai Aceh ini berharap proyek di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bersumber dari APBN ini segera diselesaikan dengan cepat.
“Harus beroperasi dengan maksimal karena saat ini kebutuhan air bersih maupun minum sekalipun harus diangkut melalui pelabuhan Kuala Langsa. Jika proyek ini segera diselesaikan secepatnya, insya Allah mampu menghasilkan 9 ribu liter air minum per harinya,” ujar Muharuddin.
Dia mengatakan saat ini kondisi masyarakat di Pulau Pusong sangatlah memprihatinkan. Pasalnya, ketidaktersediaannya air bersih pada pulau terluar di Kota Langsa ini menjadi hambatan utama dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-sehari masyarakat nelayan tersebut.
Muharuddin juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah sehingga kebutuhan air bagi masyarakat Pulau Pusong segera terealisasi.