IDI RAYEUK – Ketua Umum Aceh Human Foundation (AHF), Abdul Hadi Abidin atau kerap disapa Adi Maros, meminta polisi untuk mengedepankan sikap persuasif dalam berinteraksi dengan masyarakat. Hal ini disampaikannya menyikapi pemukulan terhadap geuchik dan teungku imum Gampong Seuneubok Bayu oleh oknum Brimob yang memburu komplotan Din Minimi beberapa waktu lalu.
Kita meminta kepada polisi untuk tidak bersikap mengedepankan nafsunya dan amarah dalam melaksanakan tugasnya. Kita sangat memahami tugas dan kinerja jajaran kepolisian, namun kita sangat menyayangkan jika sikap itu tidak terarah sehingga imbas kepada irama konflik dulu yang bergejolak di Aceh, ujar Adi Maros kepada portalsatu.com, Minggu, 27 Desember 2015.
Menurut Adi, wajar saja bagi pihak kepolisian untuk memintai keterangan dan informasi dari masyarakat. Namun langkah mengorek keterangan tersebut memerlukan metode untuk tidak mengarah pada kekerasan.
Alangkah baiknya ke depan pihak kepolisian bisa memainkan dinamika-dinamika lain yang jauh dari nilai arogansinya. Kita yakin permasalahan akan selesai dengan tenang tanpa melukai, kata Adi.