TERKINI
TAK BERKATEGORI

Ketua AHF Minta Polisi Tidak Kedepankan Amarah Dalam Bertugas

IDI RAYEUK - Ketua Umum Aceh Human Foundation (AHF), Abdul Hadi Abidin atau kerap disapa Adi Maros, meminta polisi untuk mengedepankan sikap persuasif dalam berinteraksi…

IRMANSYAH D GUCI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.2K×

IDI RAYEUK – Ketua Umum Aceh Human Foundation (AHF), Abdul Hadi Abidin atau kerap disapa Adi Maros, meminta polisi untuk mengedepankan sikap persuasif dalam berinteraksi dengan masyarakat. Hal ini disampaikannya menyikapi pemukulan terhadap geuchik dan teungku imum Gampong Seuneubok Bayu oleh oknum Brimob yang memburu komplotan Din Minimi beberapa waktu lalu.

“Kita meminta kepada polisi untuk tidak bersikap mengedepankan nafsunya dan amarah dalam melaksanakan tugasnya. Kita sangat memahami tugas dan kinerja jajaran kepolisian, namun kita sangat menyayangkan jika sikap itu tidak terarah sehingga imbas kepada irama konflik dulu yang bergejolak di Aceh,” ujar Adi Maros kepada portalsatu.com, Minggu, 27 Desember 2015.

Menurut Adi, wajar saja bagi pihak kepolisian untuk memintai keterangan dan informasi dari masyarakat. Namun langkah mengorek keterangan tersebut memerlukan metode untuk tidak mengarah pada kekerasan.

“Alangkah baiknya ke depan pihak kepolisian bisa memainkan dinamika-dinamika lain yang jauh dari nilai arogansinya. Kita yakin permasalahan akan selesai dengan tenang tanpa melukai,” kata Adi.

Dia juga meminta kepada petinggi kepolisian untuk segera menyantuni korban yang dipukuli oleh penegak hukum tersebut saat bertugas.

“Ini kita minta petinggi polisi, baik Kapolres atau Kapolda untuk segera menjenguk korban, seiring juga untuk mengikat silturrahmi antara masyarakat dengan pihak kepolisian. Apalagi korban juga merupakan perangkat desa, alangkah baiknya jika ada permasalahan bisa diselesaikan di atas meja bukan dengan merpertahankan sikap keegoisannya,” ujar Adi Maros.

Adi turut meminta kepada geuchik dan Teungku Imum Senuebok Bayu untuk kembali lagi beraktivitas dalam masyarakat seperti biasanya.

”Kita harap ini semua cepat selesai dengan baik, dan kita ingin geuchik dan perangkat desa lainnya untuk kembali lagi bertugas menjalankan roda pmerintahan gampong seperti biasanya,” ujar Adi.[](bna)

IRMANSYAH D GUCI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar