TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM akrab disapa Pak Nas memastikan penanganan pascabencana berjalan baik di wilayahnya. Ia pun meninjau langsung lokasi bencana di Kecamatan Pegasing dan Jagong Jeget, Selasa (27/10).
“Penanganan tanggap darurat dan kondisi fisik lingkungan menjadi fokus untuk dikerjakan pascaterjadi bencana, ini yang harus dipastikan sudah berjalan,” ujar Pak Nas melalui siaran pers dikirim Humas Setdakab Aceh Tengah kepada portalsatu.com.
Di Kecamatan Pegasing, Pak Nas bertemu warga Kampung Lelumu yang sedang memasak di dapur umum dan memastikan distribusi logistik tersalurkan kepada masyarakat tersebut.
Pak Nas turut melihat kondisi aliran air sungai yang masih deras di sisi selatan Kampung Lelumu, berikut alat berat yang sedang bekerja mengeruk dan membersihkan gelondongan kayu di dasar sungai itu.
“Sementara solusinya aliran sungai diluruskan, sedangkan tindakan permanen nantinya akan dilakukan normalisasi sungai,” kata Pak Nas.
Sementara di Kecamatan Jagong Jeget, Pak Nas bersama beberapa pejabat terkait sempat melihat aktivitas warga menggunakan rakit terbuat dari papan, kayu gelondong dan ban akret bekas.
Badan jalan yang tergenang air sepanjang lebih 50 meter tersebut terletak di Kampung Tawar Bengi. Air bahkan ikut menggenangi satu hektare tanaman kopi warga yang siap panen.
Di lokasi itu, Pak Nas berdiskusi dengan warga dan pejabat terkait untuk mengatasi genangan air tersebut, hingga menghasilkan setidaknya dua usulan. Di antaranya, akan dilakukan penimbunan badan jalan yang tergenang air atau membuka jalan baru sepanjang 2 kilometer.
“Nanti menunggu pertimbangan dari tim teknis, mana yang paling memungkinkan dan layak untuk dilakukan sehingga akses transportasi masyarakat dapat segera tertangani,” kata Pak Nas.
Satu jembatan penghubung antara Kampung Gajing Jaya dan Jeget Ayu di Kecamatan Jagong Jeget turut ditinjau Pak Nas untuk memastikan perbaikan jembatan segera rampung setelah beberapa hari lalu hampir roboh akibat satu sisinya mengalami kemiringan parah.[]