BANDA ACEH Berbagi inspirasi kepada orang lain, khususnya pada anak-anak sekolah tidak harus dilakukan dengan hal-hal yang rumit. Nyatanya, banyak kegiatan sederhana yang justru lebih edukatif dan mampu merangsang minat sekolah anak untuk menggapai cita-citanya. Itulah yang dilakukan sekolompok anak muda lewat kegiatan yang diberi nama Kelas Inspirasi.
Kelas Inspirasi merupakan wadah yang memberikan kesempatan kepada para profesional dari berbagai latar belakang profesi untuk berbagi inspirasi kepada anak-anak sekolah dasar. Di sekolah, para profesional tersebut akan berbagi cerita tentang pengalaman terkait profesi yang mereka geluti selama ini.
Salah satu relawan Kelas Inspirasi, Deasy Susilawati menceritakan jika konsep ini lahir dari inisiatif relawan Indonesia Mengajar dan beberapa profesional yang ingin berkontribusi bagi pendidikan Indonesia. Para profesional tersebut berasal dari berbagai lintas profesi seperti TNI, polisi, guru, pilot, wartawan, dokter hingga CEO.
Para inspirator tersebut akan dibantu oleh relawan yang terpilih sebagai fasil (fasilitator) dan co-fasil, yang bertugas menjembatani antara relawan inspirator dan dokumentator. Fasil ini yang akan mengurus segala komunikasi dan koordinasi ke sekolah-sekolah yang akan dikunjungi.
Karena pembentukan awal karakter seseorang terbentuk ketika di SD, karena anak-anak (usia) SD adalah anak-anak yang bermimpi penuh dengan imajinasi tinggi, kata relawan Kelas Inspirasi, Deasy Susilawati, saat menjelaskan tujuan dari program ini kepada portalsatu.com, Selasa, 17 November 2015.
Alumni Pengajar Muda Indonesia itu mengatakan Kelas Inspirasi merupakan wadah bagi para profesional untuk ikut berpartisipasi pada misi perbaikan di Indonesia.
Lewat program ini pula mereka akan mengenalkan Hari Inspirasi. Di Hari Inspirasi ini seluruh inspirator secara serentak akan mengunjungi sekolah-sekolah yang sudah ditentukan.
Kegiatan ini akan diselenggarakan pada 19 November 2015 di sekolah-sekolah dasar yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar, seperti SD Rumpet Aceh Besar, SD 58 Alue Naga Banda Aceh, SD 41 Lamdingin Banda Aceh, SD 57 Kopelma Darussalam Banda Aceh, SD 65 Lampulo Banda Aceh dan sebagainya, ujar Muhammad Zacky, koordinator kelas Inspirasi Banda Aceh.
Program yang dimulai sejak April 2012 ini telah berpartisipasi di lebih dari 100 SD di Indonesia dengan melibatkan seribu profesional yang beragam.
Khusus untuk Kelas Inspirasi Banda Aceh saat ini membuka kesempatan bagi para profesional di Banda Aceh untuk menjadi relawan inspirator. Para relawan inspirator disyaratkan minimal dua tahun bekerja. Menariknya tidak ada batasan usia untuk menjadi seorang inspirator.
Selain itu Kelas Inspirasi juga mempunyai tujuh sikap dasar dalam menjalankan aktivitasnya seperti berdasarkan suka rela, bebas berkepentingan, tanpa biaya, siap belajar, terlibat langsung, siap bersilaturrahmi dan tulus.
Kelas Inspirasi merupakan aktivitas belajar semua relawan dalam mengenal beragam profesi, kegiatan ini dibangun untuk menyediakan media bagi kaum professional meraba, menyentuh, dan merasakan langsung tantangan pendidikan di sekolah serta memantik merekaa untuk terus terlibat langsung ikut membaangun kemajuan pendidikan secara konkret, dan menyediakan wahana bagi guru, kepala sekolah untuk membangun jejaring dengan kalangan luas yang dapat dilibaatkan dalam berbagai kegiatan demi kemajuan sekolah, kata Zaky.[]