BANDA ACEH – Ketua Fraksi Partai Aceh (PA) DPR Aceh, Kautsar, menilai Badan Usaha Milik Aceh sulit berkembang jika masih melibatkan tiga orang yang selama ini dikenal sebagai Tim Gubernur Aceh. Dia turut menyebutkan dua dari tiga orang tersebut adalah Ramli Jafar, dan Muhammad Abdullah, yang tak lain adalah adik Gubernur Aceh Zaini Abdullah.
“Tetap gagal, karena mereka sudah dua tahun yang lalu menjabat dan hingga saat ini belum ada realisasi apapun yang masuk. Dalam soal regasifikasi juga tanggung jawab mereka,” kata Kautsar kepada portalsatu.com, Senin, 15 Februari 2016 sore.
Menurutnya nama-nama tersebut merupakan Tim Gubernur Aceh yang masuk dalam semua persoalan di BUMA. “Regasifikasi Arun, mereka masuk. Juga tidak jelas. Dalam Kawasan Ekonomi Khusus di Lhokseumawe yang Presiden Jokowi mau buat PP, Presiden Jokowi mau launching itu saat Hari Nusantara, juga gagal. Kalau berbicara BPMA, juga di bawah kesalahan mereka,” kata Kautsar.
Dia mengatakan tim yang ditunjuk oleh Gubernur Aceh untuk menangani BUMA sangat lemah. Selain itu, Kautsar mengaku Gubernur Aceh juga tidak melibatkan DPR Aceh dalam setiap hal terkait BUMA.