TERKINI
TAK BERKATEGORI

Kata Mualem Saat Silaturahmi KPA/PA dengan Masyarakat di Aceh Timur

IDI – Ketua Umum Komite Peralihan Aceh/Partai Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) menghadiri silaturahmi KPA/PA bersama geuchik dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Pante Bidari, Simpang…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.3K×

IDI – Ketua Umum Komite Peralihan Aceh/Partai Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) menghadiri silaturahmi KPA/PA bersama geuchik dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Pante Bidari, Simpang Ulim dan Madat di Aceh Timur, Senin, 31 Oktober 2016.

Silaturahmi itu turut dihadiri anggota DPRA dari Partai Aceh (PA) dan Ketua DPRK Aceh Timur Marzuki Ajad. Dalam sambutannya, Marzuki Ajad mengatakan, pihaknya di parlemen terus memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Sekarang dengan adanya Partai Aceh hampir semua lini dekat dengan masyarakat. Memudahkan akses bagi masyarakat, siapa pun dan kapan pun. Sebelumnya instansi atau kantor pemerintah terlalu asing buat rakyatnya,” kata politisi PA itu, dikutip dari keterangan tertulis diterima portalsatu.com.

Sementara Mualem yang juga calon gubernur Aceh diusung PA, di hadapan para teungku imum gampong, tokoh masyarakat dan pengurus PKK gampong, mengatakan, geuchik dan aparaturnya merupakan ujung tombak pembangunan di gampong.

“Jroh ngen hana jroh dalam gampong tergantung dari sikap dan tindakan geuchik selaku ‘raja’ di gampong,” ujar Mualem.

Mualem merasa bangga KPA/PA setempat mampu bersinergi dan bahu membahu dalam upaya meningkatkan pembangunan, khususnya di kecamatan itu. “Mudah-mudahan ini jadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.

Mantan Panglima GAM ini mengatakan, PA adalah partai lokal yang lahir pasca-MoU Helsinki untuk memperjuangkan kepentingan rakyat Aceh. “PA adalah ‘nyawa’ dari perjuangan rakyat Aceh menuju kejayaan. PA pewaris perjuangan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Mualem.

Saat ini, kata Mualem, tugas KPA/PA mendesak Pemerintah Pusat untuk merealisasikan seluruh butir MoU Helsinki. “Tidak mungkin orang lain atau partai lain akan memperjuangkan ini, itu mustahil,” ujarnya.

Mualem berharap rakyat tidak mudah dibohongi pihak-pihak yang hanya ingin mengejar kepentingan pribadi. “Hari ini hati-hati, banyak mengatasnamakan perjuangan, saya sampaikan itu semua ‘GAM rakitan’,” kata dia lagi.

Usai acara itu, Mualem bersama anggota DPRA dan Ketua DPRK Aceh Timur menemui ulama Waled Mahmuddin di Dayah Nurul Sa'adah Paya Demam, Kecamatan Pante Bidari.

Waled Mahmuddin berharap ke depan pemerintah lebih maksimal membangun sarana dan prasarana di dayah. Hal itu untuk mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan dayah agar lebih baik lagi.[](rel)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar