BIREUEN – Ketua DPR Aceh, Tgk. Muharuddin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Terpadu di Desa Cot Iju, Kecamatan Peusangan, Bireuen, Selasa, 26 Juli 2016.

“Alhamdulillah, dengan pembangunan SLB Terpadu ini mudah-mudahan bisa memberikan pendidikan dan pelayanan khusus bagi anak-anak penderita disabilitas di Kabupaten Bireuen,” ujar Tgk. Muharuddin.

Tgk. Muhar menyebutkan, para penderita disabilitas juga berhak mendapatkan pendidikan dan pelayanan khusus, sehingga bakat dan nilai kreativitas mereka akan tersalurkan.

“Atas nama pimpinan DPR Aceh, saya menyambut baik pembangunan SLB tingkat TK, SMP dan SMA ini. Memang selama ini kita tahu bagi mereka perlu mendapat pendidikan dan pelayanan khusus, sehingga mereka bisa menyalurkan bakat dan kreativitasnya ke depan,” ujar Tgk. Muhar.

Tgk. Muhar berharap Pemkab Bireuen juga meningkatkan kinerja dan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan menyediakan tenaga guru didik khusus yang akan mengajar di SLB Terpadu. Kata Tgk. Muhar, butuh keterampilan, kebijaksanaan, kesabaran serta keahlian khusus yang dimiliki guru SLB tersebut.

“Harapan kita nantinya anak-anak SLB ini akan mampu menyalurkan bakat dan kreativitasnya, sehingga tidak dikotomi dengan pendidikan serta pelayanan terhadap murid-murid lain di sekolah normal pada khususnya. Sebab mereka juga butuh pendidikan dan pelayanan yang layak seperti murid-murid tingkat sekolah umum lainnya,” ujar Tgk. Muhar.

Tgk. Muhar juga berharap Pemerintah Aceh terus memberikan pelayanan khusus bagi penderita disabilitas di kabupaten/kota lain di Aceh dengan mendirikan SLB terpadu.

“Harapan kita juga kepada Pemerintah Aceh untuk terus mendirikan SLB terpadu, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA di beberapa kabupaten di Aceh. Di antaranya Kabupaten Gayo Lues, Aceh Selatan, Aceh Tenggara dan Kota Subulussalam,” katanya.[] (rel)