BANDA ACEH Angkatan Udara Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) memberikan informasi terkait akan datangnya pesawat bantuan yang akan membawa mesin (engine) untuk perbaikan pesawat militer milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USA Air Force) yang mendarat darurat di Bandara SIM, Aceh Besar, Jumat, 24 Maret 2017 lalu.
Seperti yang telah direncanakan sebelumnya mereka itu memang akan mendatangkan pesawat bantuan khusus untuk perbaikan, tadi sudah sekilas disampaikan oleh komandan, kata Danlanud Kolonel Penerbang Suliono dalam forum diskusi bersama Komisi I DPRA di Gedung Angkasa Pura Bandara SIM, Aceh Besar, Jumat, 31 Maret 2017.
Danlanud Kolonel Penerbang Suliono menjelaskan, sebelumnya ia mendapatkan informasi bahwa pesawat bantuan akan datang pada tanggal 29 Maret 2017, kemudian diundur ke 31 Maret 2017. Akan tetapi karena beberapa hal bantuan tersebut ditunda hingga 1 April 2017.
Baru kami dapat informasi kurang lebih tanggal 29, dia menyatakan kemungkinan bahwa pesawat bantuan itu akan tiba nanti tanggal 31. Tanggal 31 hari ini awalnya jam 2, terus diundur lagi jadi jam 9 malam, kata Suliono.
Tapi barusan tadi setelah salat Jumat saya baru dapat izin lagi diundur karena ada kendala, mereka baru bisa ke sini kemungkinan besok sore (hari ini, i) kalau memang sesuai skedul, katanya lagi.
Terkait kapan pesawat milik Angkatan Udara Amerika Serikat ini beranjak dari Bandara SIM, Danlanud Kolonel Penerbang Suliono mengatakan akan disesuaikan dengan proses perbaikan pesawat.
Itu artinya untuk keberangkatan pesawat yang sedang rusak ini, itu nanti kepastiannya setelah perbaikan. Sebisa mungkin mereka juga informasinya tidak mau lama, kalau memang bisa fix ya pengerjaan bantuan itu bisa selesai, mereka dua-duanya akan berlalu ke pangkalannya masing-masing, katanya.[]