JAKARTA – Grand Final Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2015 akan digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Minggu, 13 Desember 2015. Semakin mendekati pemilihan, aktivitas para finalis kian dipadati serangkaian tes, kunjungan dan pembekalan.

Para finalis bahkan mendapat kesempatan berkunjung ke Balaikota DKI Jakarta dan Sekretariat ASEAN hingga audiensi ke DPD RI yang disambut Ketua DPD Irman Gusman.

Sebanyak 22 pasangan dari 22 provinsi di Indonesia bersaing merebut gelar Duta Wisata Indonesia (PDWI) 2015 pada even yang digelar Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) itu.

Duta Wisata Aceh 2015, Meriza Akbar dan Pocut Hariani yang sedang berjuang mengharumkan nama provinsi ini, mengakui banyak pengalaman berharga yang didapat selama mengikuti karantina Pemilihan Duta Wisata Indonesia di Jakarta sejak 9 Desember lalu.

“Alhamdulillah, sejak masuk karantina, 9 Desember hingga sekarang ini, berjalan lancer,” ujar Akbar, dikutip dari keterangan tertulis diterima portalsatu.com, Sabtu/hari ini.

Walaupun acara selama mengikuti karantina cukup padat, tidak membuat Agam Akbar dan Inong Pocut kelelahan.

“Sangat menikmati setiap moment, jadi tidak terasa capeknya sama sekali. Apalagi ini kesempatan sekali seumur hidup yang tidak boleh disia-siakan, dan harus bisa mengharumkan nama Aceh,” kata Inong Pocut bersemangat.

Ketua Umum Adwindo, Adi Pratama, dalam kunjungan ke Sekretariat ASEAN menyoroti peranan Duta Wisata jelang pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Pada saat MEA mulai dilaksanakan, Indonesia akan dibanjiri investor dan juga pencari kerja yang melihat peluang dari industri pariwisata. Hal penting yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan peranan pada Duta Pariwisata dari hanya simbol menjadi ujung tombak dari industri pariwisata di setiap daerah. Duta Wisata kita harus bisa menjadi marketer utama dari pariwisata dan siap untuk berbicara tentang peluang usaha bersama investor di bidang pariwisata.”

Rangkaian karantina dikemas dalam beberapa sesi dan juga tes. Antara lain pembekalan dari Adwindo, praktisi dan akademisi hingga kunjugan ke beberapa instansi dan destinasi wisata di DKI Jakarta.

Dari seluruh rangkaian kegiatan karantina ini, seluruh finalis dari Aceh hingga Papua diharapkan bisa semakin mengenal dan memperkenalkan budaya Indonesia. Adapun tema yang diangkat pada tahun ini adalah “Melalui Pemilihan Duta Wisata Indonesia Kita Bangkitkan Revolusi Mental Dunia Pariwisata Untuk Wujudkan Poros Maritim Dunia”.[]