TERKINI
NEWS

Kasus Pengeroyokan di Buluh Duri, Polisi: Korban Dipukul dengan Besi

SUBULUSSALAM - Keluarga korban pengeroyokan di Kampung Buluh Duri, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Zulkifli Tinambunan, 43 tahun (sebelumnya tertulis 37 tahun) membuat pengaduan ke…

DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.4K×

SUBULUSSALAM – Keluarga korban pengeroyokan di Kampung Buluh Duri, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Zulkifli Tinambunan, 43 tahun (sebelumnya tertulis 37 tahun) membuat pengaduan ke Polsek Simpang Kiri, Jumat, 10 Februari 2017.

Saksi yang memberikan keterangan kepada pihak kepolisian antara lain Julianti (istri korban), 36 tahun, Jhoni, 18 tahun, Koyon, 35 tahun, dan Nurap, 50 tahun, warga Kampung Buluh Duri.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Miliyardin SIK melalui Kapolsek Simpang Kiri AKP Dede Kurniawan SIK mengatakan kejadian itu berawal, Kamis, sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, korban mendengar suara kendaraan keras depan rumahnya. Merasa terganggu, korban keluar dan menemui pelaku yang merupakan warga Kampung Badar, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam.

“Ada suara sepeda motor dengan digas/geber dengan suara sangat keras. Kemudian korban keluar dan memanggil pemuda itu, lalu bertanya: ‘anak mana kamu?’ Kemudian pelaku menjawab: ‘anak sini’,” kata Dede berdasarkan laporan saksi.

Setelah itu Zulkifli menahan kendaraan pelaku dan menyuruh pelaku datang bersama orangtuanya untuk mengambil sepeda motor tersebut keesokan harinya. Tidak lama berselang, pelaku datang bersama teman-temannya dan memukul Zulkifli dengan tangan dan besi membuat korban terjatuh, kepalanya mengeluarkan darah.

“Pelaku memukul korban menggunakan tangan dan besi, sehingga korban terjatuh dan mengeluarkan darah di bagian kepala,” kata Dede.

Kapolsek Dede melanjutkan, istri korban, Julianti mencoba melerai pengoroyokan itu. Namun, ia justru mendapat pukulan dari pelaku. “Saksi (istri korban) juga terkena pukulan di bagian tangan sebelah kanan,” ujarnya.

Setelah kejadian itu, pelaku bersama rombongan meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tidak lama kemudian, pelaku kembali datang bersama teman-temannya. Saat itu juga warga Buluh Duri berdatangan dan mengejar pelaku, mereka kabur, sementara dua sepeda motor tinggal di lokasi.

“Rombongan pelaku meninggalkan kendaraan dan masyarakat Buluh Duri membakar kendaraan pelaku,” kata Dede.

Sementara korban yang mengalami luka sobek di kepala bagian belakang, luka lecet kaki kiri dan kanan serta lembam di bagian tangan kanan, kini dirawat di RSUD Kota Subulussalam.

“Kami telah mengamankan TKP, berkoordinasi dengan Polsek Rundeng, mengamankan hasil visum, mengamankan barang bukti. Sedangkan pelaku dalam proses penyelidikan,” ujar Dede.[]

Helmi Abu Bakar El-Langkawi
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar