BANDA ACEH – Kapolres Sabang AKBP Nurmeiningsih melalui Kasat Reskrim Sabang AKP Erizal membeberkan alasan sebenarnya Nasruddin dijemput paksa anggota Satpol PP Sabang. Menurutnya kasus tersebut juga tidak terkait dengan Komite Peralihan Aceh.
Kepada portalsatu.com melalui sambungan telepon, AKP Erizal mengaku sudah menerima laporan dugaan penculikan tersebut. Dia juga membenarkan anggota Satpol PP menjemput Nasruddin pada pukul 02:30 WIB.
“Penjemputan itu dilakukan oleh Provost Satpol PP lantaran Nasruddin adalah anggota Satpol PP yang sudah jarang masuk dinas. Nasruddin sebenarnya adalah anggota Satpol PP kota Sabang tetapi dia sudah jarang masuk dinas,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Sabang mengatakan, permasalahan tersebut bersifat internal lembaga Satpol PP antara bawahan dengan atasan.
“Kisruh bemula saat pesan singkat Nasruddin kepada Kasatpol PP yang berbau ancaman, maka dijemputlah dia tengah malam itu oleh ajudan Kasatpol PP,” kata Erizal.