TAKENGON - Penyelenggaraan pemerintahan kampung sejak 2015 sudah dibiayai dengan anggaran yang lebih besar. Karena itu diharapkan pengelolaan keuangan dapat berjalan dengan baik, tanpa masalah…
TAKENGON – Penyelenggaraan pemerintahan kampung sejak 2015 sudah dibiayai dengan anggaran yang lebih besar. Karena itu diharapkan pengelolaan keuangan dapat berjalan dengan baik, tanpa masalah
Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, ketika melantik sejumlah pejabat eselon 2, 3 dan 4 di lingkungan Pemkab Aceh Tengah, Sabtu, 30 April 2016 kemarin.
Satu diantara pejabat yang dilantik adalah Yahya, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (BPMPK).
“BPMPK diharapkan bisa memandu dan mengarahkan dana kampung berada dalam koridor pengelolaan keuangan daerah yang baik, sehingga tidak menimbulkan permasalahan,” katanya.
Pak Nas mengharapkan serapan anggaran kampung di kabupaten Aceh Tengah dapat efektif digunakan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, dana kampung juga diharapkan dapat memfasilitasi penguatan sumber daya manusia sebagai pilar modal sosial masyarakat dalam membangun wilayah masing-masing.
“Pak Yahya dianggap punya kompetensi dalam hal ini, pengelolaan pemerintahan kampung semakin baik dan tidak menimbulkan masalah, itu target utama,” kata Pak Nas.[](adv)