TERKINI
TAK BERKATEGORI

”Kami Melakukan Aksi Damai Tidak Merusak dan Tidak akan Rusuh”

BANDA ACEH - Mantan tahanan politik dan mantan narapidana politik Aceh berunjukrasa di depan kantor DPRA. Mereka juga melakukan aksi yang sama ke kantor Gubernur…

ADI GONDRONG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 445×

BANDA ACEH – Mantan tahanan politik dan mantan narapidana politik Aceh berunjukrasa di depan kantor DPRA. Mereka juga melakukan aksi yang sama ke kantor Gubernur Aceh, Selasa, 8 November 2016.

Amatan portalsatu.com di lokasi, saat ingin menyampaikan aspirasinya pada anggota dewan para pendemo sempat tertahan di luar pagar. Mereka juga melakukan orasi hingga sejumlah mereka diizinkan masuk ke pekarangan kantor DPRA.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T. Saladin mendatangi langsung para mantan tapol dan napol Aceh tersebut untuk mempersilakan masuk ke halaman gedung DPRA. “Silakan masuk bapak dan ibu. Nanti akan ada anggota dewan yang akan menemui bapak ibu sekalian,” ucap Saladin.

Pengunjukrasa pun masuk secara tertib dan duduk di halaman kantor DPRA. “Kami melakukan aksi damai tidak merusak dan tidak akan rusuh,” ucap salah seorang pengunjuk rasa melalui pengeras suara.

Aksi tersebut dilancarkan untuk menuntut alokasi tanah pertanian dan juga pekerjaan bagi tapol dan napol serta menuntut jaminan sosial bagi tapol atau napol yang layak mendapatkannya apabila tidak mampu bekerja.

Salah seorang pengunjukrasa mengatakan melalui pengeras suara bahwa aksi ini tidak ada unsur politis dan hanya meminta hak.

“Aksi ini tidak ada kepentingan politik kami hanya menuntut hak. Kami membawa nama masyarakat Aceh,” ucap salah seorang pengunjukrasa melakui pengeras suara.[]

ADI GONDRONG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar