BANDA ACEH – Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah mengajak Kajati Aceh yang baru, Raja Nafrizal, SH, MH untuk bersinergi dengan seluruh unsur Forkorpimda Aceh lainnya, dalam mengemban tugas pemerintahan di daerah berjuluk Serambi Mekah ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh dalam sambutan singkatnya, pada acara lepas sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, dari Tarmizi, SH, MH kepada Raja Nafrizal, SH, MH. Kegiatan yang dirangkai dengan acara makan malam bersama itu dipusatkan di Anjong Mon Mata, Selasa, 22 Desember 2015.

“Sebagaimana diketahui, Tarmizi adalah putra Aceh yang lama berkarir sebagai jaksa di luar Aceh. Beliau sebenarnya baru 20 bulan bertugas di Aceh semenjak dilantik pada Februari tahun lalu,” ujar pria yang akrab disapa Doto Zaini itu.

Gubernur mengungkapkan, selama masa pengabdiannya sebagai Kajati Aceh, Tarmizi telah banyak melakukan terobosan di jajaran Kejaksaan Aceh, baik dalam hal transparansi, supervisi di bidang hukum, maupun aksi-aksi penindakan terhadap kasus pelanggaran hukum di Bumi Serambi Mekah.

“Namun tampaknya tenaga dan pengalaman beliau saat ini sangat dibutuhkan di tingkat pusat. Apa boleh buat, saya tak kuasa menahan dan harus melepaskan beliau untuk menduduki jabatan baru di kejaksaan Agung. Kita berdo’a semoga pak Tarmizi senantiasa sukses dalam menjalankan tugas-tugas negara,” kata Gubernur.

Sebagaimana diketahui, setelah 20 bulan mengabdi di kajati Aceh, Tarmizi mendapat promosi sebagai Direktur Perdata pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan Agung RI.

Sementara itu, pengganti Tarmizi sebagai Kajati Aceh adalah Raja Nafrizal, SH MH. Sebelumnya, Raja Nafrizal merupakan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi, Jawa Barat. Jika ditilik dari track record selama berkarir di tubuh Korps Adhyaksa, sebenarnya Raja Nafrizal ini bukanlah orang baru di Aceh.

“Beliau pernah bertugas 10 tahun di daerah kita ini. Boleh dikatakan jabatan ini merupakan saweu gampong, walaupun beliau aslinya berasal dari Riau. Kita berdo’a, semoga langkah sukses yang telah diraih pak Tarmizi selama bertugas di Aceh ini bisa ditingkatkan lagi oleh pak Raja Nafrizal,” kata Doto Zaini.[](nas)