LANGSA – Sejumlah kabel gardu listrik milik PT PLN Aceh di empat titik di wilayah Langsa dan Aceh Timur dicuri beberapa waktu lalu. PT PLN mengaku rugi hingga Rp 40 juta.
Rekanan PT PLN Cabang Langsa, Firmansyah, mengatakan aksi pencurian tersebut menyebabkan pasokan listrik ke setiap rumah pelanggan menjadi tidak normal. “Bisa kita lihat lampunya tidak terang alias redup karena tegangan atau voltasenya tidak normal, kata Firmansyah.
Dia pihak PLN telah menginstruksikan pemasangan kembali kabel listrik di tempat tersebut. Tiga dari empat lokasi itu berada di Lorong Kuburan, Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, kemudian Gampong Alue Merbau, Kecamatan Langsa Timur dan Jalan TM Bahrum Gampong Paya Bujok Bromo, Kecamatan Langsa Barat. Sementara satu lokasi lagi berada di Aceh Timur, tepatnya di Gampong Blang Buket, Kecamatan Peudawa.
Firmansyah mengatakan aksi pencurian ini baru diketahui PLN setelah melakukan penyambungan jaringan listrik ke rumah pelanggan yang ada di Lorong Kuburan Gampong Sidorejo. Anehnya, kata dia, pemasangan kabel listrik di titik lokasi gardu itu padahal baru beberapa hari dilakukan. Tetapi sudah dicuri dengan cara dipotong.