TERKINI
ENTERTAINMENT

Joel Pase Move On, Tembus Pasar Internasional

BANDA ACEH – Kehadiran Joel Pasee dinantikan oleh para pecinta musik tanah rencong. Zul Afrizal alias Joel Pase ini mampu memberi nuansa baru di dunia musik…

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.8K×

BANDA ACEH – Kehadiran Joel Pasee dinantikan oleh para pecinta musik tanah rencong. Zul Afrizal alias Joel Pase ini mampu memberi nuansa baru di dunia musik dan lagu Aceh. Bukan hanya itu, kini olahan vokalnya tembus pangsa pasar internasional.

Sukses dengan album solo berjudul “Meusyeuhu”, kini Joel sedang fokus konser dan sibuk syuting video klip album terbarunya ” Tarateb Donya”.

Dalam album terbarunya, Joel menyuguhkan dua lagu berbahasa Melayu, yaitu “Nazam Cinta” dan “Petuah Mulia”. Kini Joel Pasee sudah mampu menembus pasar internasional dengan bergabung di ring back tone (RBT) pada tiga operator besar di negara Malaysia.

Ada lima lagu terbarunya kini bisa dinikmati masyarakat Malaysia. Baik penjualan secara online maupun berbentuk nada sambung pribadi (NSP) atau RBT.

Alhamdulillah, sudah dua hari lalu, kode RBT di tiga operator besar di Malaysia yaitu Maxsis, DiGi dan Umobile lagu Joel Pase sudah aktif dan sudah bisa digunakan,” kata Dedek Suryadi, Manager D2xManagemen.

Kata Dedek, lagu-lagu baru Joel Pase jauh berbeda dari sebelumnya. Kali ini mereka mulai membidik pasar internasional dengan nuansa tradisional Aceh dan Melayu.

Ada lima lagu terbaru Joel Pase dijadikan RBT di negara Malaysia. Di antaranya Tarateb Donya, Petuah Mulia, Nazam Cinta, Rateb Meutuah dan Nazam Gaseh. Dua berbahasa Aceh, dua bahasa Melayu dan campur bahasa Arab. Semua lagu-lagu ini hasil arasement Taufiq Opay bersama Opay Studio.

“Kali ini, Joel Pase move on, hal itu untuk menyesuaikan permintaan pasar. Yang dulunya hampir satu album lirik lagunya berceritakan perjuangan para syuhada, kini juga sudah ada lirik cinta yang religius,” kata Dedek.

Walau sudah mampu menembus pasar internasional, Joel Pase tetap menjaga syair dan lagu yang dilantunkannya tanpa menganggu akar tradisi dan nantinya menjadi revolusi musik Aceh.

“Kami berharap semuanya ini nantinya mampu dan menjadi titi bahasa dunia. Artinya, semua orang akan tahu ini bahasa Aceh dan bahasa Aceh disukai oleh semua orang dan siapa pun bisa menyanyikan lagu Aceh,” harapnya.

Untuk album terbaru Joel Pase, proses rekaman sudah kelar 100 persen, dan saat ini juga sedang vokus dalam penggarapan video klip.

“Rumah produksi Zhet Production yang menggarap semua video kilp Joel Pase yang nantinya diharapkan bisa beredar pada bulan Ramadhan tahun ini,” kata Dedek.[] (rel)

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar