BANDA ACEH – Jaringan Mahasiswa Kota (JMK) akan mengadakan kegiatan Diskusi Lintas Aktivis Mahasiswa pada Minggu, 29 November 2015 sekitar pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini turut mengundang sejumlah organisasi mahasiswa dengan beragam latar belakang.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk menciptakan intensitas komunikasi di antara beberapa aktivis mahasiswa yang tergabung dalam beberapa organisasi. Membangun semangat gerakan mahasiswa adalah fokus utamanya,” kata Nanda Topan selaku Ketua JMK, dalam rilisnya kepada portalsatu.com, Sabtu, 28 November 2015.
Kegiatan ini akan berlangsung di Jalan Po Teumeuruhom Nomor 16 atau tepatnya di samping Hotel Grand Lambhuk.
Nanda mengharapkan kampus mampu mempersiapkan diri untuk mengambil porsi penting di dalam kehidupan bermasyarakat. “Sumber daya di kampus, kaum intelektualnya harus menjadi pemerhati kebijakan pemerintah guna membangun Aceh secara kolektif,” kata Topan.
Menurutnya mempersatukan kekuatan dan menciptakan sebuah resolusi terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat adalah tanggung jawab bersama. “Ini adalah tanggung jawab kita semua,” katanya.
Dia mengatakan dunia aktivis harus menjadi padu. Aktivis juga diminta tidak terjebak dengan warna-warni gerakan. Karenanya, kata dia, JMK hadir menawarkan persatuan elemen-elemen gerakan kampus.
“Kita harus menjemput dan melanjutkan estafet perjuangan dengan penuh tanggung jawab,” kata Topan.
Diskusi Lintas Aktivis Mahasiswa akan diisi oleh pembicara diantaranya, Muhammad Hamzah selaku Presma Unsyiah, Sayed Fuadi Fajar R selaku Presma UIN Ar-Raniry, Ade Mulya selaku Direktur ALSA LC Unsyiah, dan Ketua JMK Nanda Topan.[]