Ian dan Brittani McIntire tak pernah berpikir untuk memiliki anak lagi. Namun takdir berkata lain. Brittani akhirnya mengandung dua janin secara bersamaan yang kemungkinan kembar.
“Kami melakukan pemeriksaan sonogram (USG) saat kandungan berusia 6 minggu dan tim dokter mengatakan ada dua detak jantung dalam kandungan saya,” kata Brittani.
Namun perasaan syukur Brittani bisa hamil lagi berubah menjadi syok. Dokter yang memeriksanya menyebut salah satu bayi yang dikandungnya tumbuh tidak normal.
Ada lubang di jantung dan perkembangan otak yang abnormal di salah satu jabang bayinya yang belakangan dia beri nama Mason.
“Mason hanya 255 gram dan adiknya lebih dari 900 gram,” kata Brittani. “Satu-satunya peluang agar dia tetap hidup hanya melalui operasi jantung, tetapi mereka tidak akan melakukan operasi jantung karena ada kelainan di otaknya.”
Kesedihan mereka sedikit terobati ketika dokter melakukan foto USG pada 17 Februari lalu. Dokter menangkap foto mengharukan dari dalam rahim Brittani. Dua jabang bayi tersebut nampak saling bergandengan tangan.