BANDA ACEH – Ketua Forum Pemuda Samudera Pase (FPS) Aceh Utara, Misbahuddin Ilyas, menilai wakil Aceh di Senayan sama sekali tidak bekerja untuk kepentingan rakyat Aceh. Penilaian ini disampaikan Misbahuddin usai mengetahui nasib sejumlah pasal di Undang-Undang Pemerintah Aceh atau UUPA yang terus dibonsai pemerintah Pusat.
“Mereka lalai dalam menjaga dan mengawal setiap kebijakan pemerintah Pusat terhadap Aceh. Ini menjadi problema di kemudian hari,” kata Misbahuddin melalui siaran persnya kepada portalsatu.com, Senin, 24 Juli 2017.
Meskipun demikian, Misbahuddin mengharapkan wakil rakyat di DPR RI, DPR Aceh dan Pemerintah Aceh untuk mencari jalan keluar terkait hal tersebut. Apalagi menurut Misbahuddin, UUPA merupakan marwah dan darah para pejuang Aceh tempo dulu.