BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Drs. Dermawan, MM, memimpin upacara memperingati Hari Bela Negara di halaman Kantor Setda Aceh, Senin, 21 Desember 2015. Upacara ini dihadiri oleh ratusan personel TNI/Polri, PNS, dan organisasi masyarakat.
Inspektur upacara, Drs. Dermawan, MM, membacakan amanat Presiden RI Joko Widodo yang meminta seluruh masyarakat agar tidak pernah lepas dari semangat bela negara.
Saat ini, sebagai bangsa yang besar, Indonesia menghadapi gelombang perdagangan bebas dan tekanan integrasi ekonomi regional yang akan semakin besar dalam beberapa tahun ke depan. Persaingan ekonomi antar negara diperkirakan akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang, terutama dalam hal penguasaan akses sumberdaya maritim, energi dan pangan, kata Presiden Jokowi.
Dalam menghadapi tantangan yang dimaksud, Presiden Jokowi mengimbau kepada semua rakyat Indonesia untuk terus bergerak membela negara sesuai dengan ladang pengabdiannya masing-masing.
Presiden Jokowi mengatakan bela negara dapat dilakukan melalui pengabdian profesi di berbagai bidang kehidupan masing-masing, baik melalui jalan diplomasi politik, memperkuat kemandirian ekonomi, maupun membangun ketahanan budaya.
Seorang petani bekerja keras meningkatkan produksi adalah upaya bela negara untuk mewujudkan kedaulatan pangan, seorang guru berjuang mendidik anak-anak di kawasan perbatasan adalah wujud nyata bela negara mencerdaskan kehidupan bangsa. Para prajurit TNI menjaga pulau-pulau terdepan melakukan tugasnya karena semangat bela negara mempertahankan kedaulatan wilayah negara kita, kata Presiden Jokowi.
Menurut Jokowi, semangat bela negara akan menjadi kekuatan yang maha dahsyat apabila diikat dalam tali persatuan Indonesia, seperti sejarah pahlawan Indonesia yang bisa membangun kekuatan menghadapi penjajah hanya dengan kebersamaan dan gotong royong.
Untuk membangkitkan kesadaran bela negara, Presiden Jokowi mengajak seluruh masyarakat supaya dapat menanamkan sejak dini nilai-nilai bela negara melalui pendidikan kewarganegaraan, sehingga anak-anak masa depan lebih mencintai bangsanya, mencintai tanah airnya dan memiliki kebanggaan menjadi bagian dari Indonesia.
Nilai-nilai bela negara harus ditanamkan dengan cara-cara yang kreatif, inovatif serta adaptif dengan perkembangan zaman. Kita berada di era kemajuan teknologi informasi yang menuntut digunakannya cara-cara baru. Anak-anak muda perlu diberikan ruang untuk mengekspresikan kecintaannya pada tanah air. Dengan cara itu, saya yakin mereka akan bisa mewujudkan semangat bela negara melalui cara-cara yang lebih kreatif, kata Presiden Jokowi.[](nas)