BANDA ACEH – Pakar pendidikan Aceh, Dr. Wildan, M.Pd, mengatakan kualitas pendidikan di Indonesia secara keseluruhan sangatlah rendah. Hal tersebut menurutnya disebabkan karena budaya literasi sudah mulai hilang dan tak diperhatikan lagi.
Kita dulu pernah maju pada masa Iskandar Muda tapi sekarang kita lenyap dan kunci dari semua itu adalah karena kita sudah melupakan betapa pentingnnya literasi, kata Wildan yang menjadi pembicara dalam diskusi panel bertajuk Ramadan Sebagai Bulan Pendidikan di warkop Chek Yuke, Banda Aceh, Selasa, 14 Juni 2016. Diskusi panel ini merupakan program yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FKIP Unsyiah.
Menurut dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unsyiah ini, literasi dalam dunia pendidikan sangatlah penting. Pasalnya melalui literasi dan pendidikanlah sebuah peradaban dapat maju dengan pesat.
Bahkan di Aceh sendiri kita kekurangan pakar yang membidangi ilmu tertentu. Budaya literasi tak diperhatikan secara serius sehingga dunia pendidikan kita merosot terlalu jauh, katanya.
Wakil Dekan III FKIP Unsyiah ini juga memamparkan hasil riset terkait dengan literasi. Dalam paparan tersebut dia menjelaskan budaya membaca di Indonesia sangatlah rendah jika dibandingkan dengan beberapa negara. Dia menyebutkan Indonesia saat ini kalah jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia atau Thailand.