LHOKSEUMAWE Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lhokseumawe dan Aceh Utara, Rahmadi M. Ali, mengatakan saat ini budaya minat membaca di kalangan remaja dan anak-anak sudah rendah. Akibatnya kualitas pendidikan Aceh menurun.
Penyebabnya karena para pelajar lebih suka menonton televisi dan juga sering menghabiskan waktu dengan dunia maya atau media sosial, baik dalam meng-update status di BBM , Facebook, Twitter, Instagram maupun media lainnya, kata Rahmadi M. Ali, Sabtu, 19 Desember 2015.
Rahmadi mengharapkan Pemerintah Aceh mendorong agar dapat menumbuhkembangkan budaya membaca pada kalangan pelajar di setiap tempat termasuk di gampong-gampong.
Selama ini masih kurang sekali fungsi dari pustaka gampong dan sumber daya yang dikelola oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan, ini harus ditingkatkan segera, kata Rahmadi.
Rahmadi berharap Pemerintah Aceh membuat regulasi/qanun yang mengatur wajib membaca bagi anak-anak minimal seminggu sekali.
Dengan upaya ini semoga minat membaca para remaja semakin tinggi sehingga harapan Pemerintah Aceh untuk mencerdaskan anak bangsa dapat terwujud serta meningkatkan kualitas intelektual lebih luas lagi, kata Rahmadi.[](tyb)