BANDA ACEH – Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan Din Minimi adalah permasalahan hukum. Hal tersebut, kata dia, menjadi tanggung jawab penegak hukum untuk mengatasinya. “Kita tidak bisa begitu saja mencampurinya,” kata Zaini Abdullah kepada wartawan di sela-sela acara pembukaan peringatan 10 tahun perdamaian Aceh yang dihelat di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Jumat, 13 Oktober 2015, malam.
Zaini Abdullah tidak banyak berkomentar tentang Din Minimi yang kabarnya ingin menghadiri acara peringatan 10 tahun perdamaian Aceh. Ia hanya berharap persoalan Din Minimi dapat segera diatasi. (Baca: Din Minimi Ingin Hadir di Peringatan Damai Aceh).
Gubernur Zaini juga berharap peringatan 10 tahun perdamaian Aceh dapat memberikan kontribusi untuk menjadikan daerah ini lebih baik.